Sudah tiga hari ini
kita tak duduk bersama
ditempat seperti biasa
pohon Oak yang rindang itu, Ann.
Bagaimana keadaanmu! Ann
aku masih ingat betul, kau mencerita perihal rembulan
"Aku ingin ke rembulan itu sayangku,
melewati gang-gang sempit,
melewati trowongan-trowongan sumpek,
hanya jiwa merdekaku yang bisa.
Di rembulan itu sayangku
aku mau sandar bercerita
tentang butanya Zulaikhah mencintai Yusuf
dan sabarnya Khadijah menyanyangi Muhammad
dan aku yang berdarah dosa mencintaimu.
seperti mereka! Sayangku."
Ann, aku menunggu direruntuhan daun Oak
penungguanku, menjelma perang kubu dalam diriku
waktu! menjelma sebentuk judi,
didalamnya aku mengadu nasib baik dan buruk,
perihal kau, dan aku yang menunggu.
Kota Semarang, 9 September 2024
Karya : Sahabat Arif Hidayat
comment 0 Comments
more_vert